Skip to main content

Posts

Teknologi Pembuatan Kompos Cair Dari Limbah Organik

Sampah atau limbah rumah tangga adalah sisa atau hasil dari aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat dalam kehidupan kesehariannya. Bahkan, menurut Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), 1995, sebagian besar sampah di Indonesia berasal dari sisa kegiatan rumah tangga. Sampah digolongkan menjadi organik dan sampah anorganik. Kita semua tahu bahwa sampak anorganik tidak dapat diuraikan lain halnya dengan sampah organik, sampah jenis ini dapt teruraikan secara alami oleh mikroorganisme sehingga dampak terhadap lingkungan sangatlah sedikit bahkan jika sudah terurai sampah organik tersebut dapat berubah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi kesuburan tanah. Sampah rumah tangga Dapat berupa : sampah dapur, sampah kebun, plastik, metal, gelas dan lain-lain. Sampah yang berasal dari dapur umumnya sampah sisa dari sayuran, buah – buahan, plastik bungkus makanan dan sebagainya. Sampah – sambah sisa sayuran dan buah – buahan adalah termasuk sampah organik dan kemudian sampah tersebut ...

Manfaat Ruang Terbuka Hijau

Kawasan perkotaan memang identik dengan masalah polusi udara yang disebabkan oleh banyaknya kendaraan bermotor yang menggunakan bahan bakar fosil. Asap yang dihasilkan dari sisa pembakaran mesin kendaraan semakin hari semakin meningkat seiring meningkatnya pertumbuhan penduduk. Korelasi dari pertumbuhan tersebut ada yang berdampak positif dan ada juga yang berdampak negatif. Dampak positif dari pertumbuhan pembangunan antara lain meningkatnya pendapatan asli daerah, munculnya sentra-sentra ekonomi, kesejahteraan masyarakat meningkat, indeks kualitas pendidikan meningkat. Pada sisi yang lain dari pertumbuhan pembangunan juga berdampak negatif diantaranya beban kota makin berat seiring dengan pertumbuhan penduduk yang mengalami peningkatan, kualitas lingkungan perkotaan makin rendah, ruang terbuka hijau (RTH) semakin berkurang akibat pesatnya perkembangan kawasan perumahan dan kawasan industri yang pada akhirnya akan menurunkan kualitas ekosistem Kota. Jika terus dibiarkan ma...

Sejarah Kaleng Sebagai Teknologi Pengemasan Makanan

Jika kita berbelanja diswalayan atau supermarket bahkan warung-warung pasti kita akan menemukan makanan atau minuman yang tersedia dalam kemasan  kaleng. Mulai dari berbagai macam minuman seperti minuman berkarbonasi, minuman isotonik, minuman penambah energi, kopi, susu, sampai minuman beralkohol semua dikemas dalam kemasan kaleng. Tidak hanya minuman saja yang dikemas dengan kaleng namun ada juga makanan yang dikemas dengan kaleng seperti permen, kreripik, kue, sarden, tuna, kornet dan masih banyak lagi yang lain seperti semprotan pembasmi serangga, cairan-cairan kimia juga ada yang dikemas dengan kaleng. Sejarah ditemukannya kaleng sebagai wadah atau tempat penyimpanan makanan itu dimulai dari kekalahan bala tentara Kaisar Napoleon dalam revolusi Perancis pada tahun 1795, yang mana kekalahan yang terjadi diakibatkan karena kekurangan bahan makanan atau makanan yang layak untuk dikonsumsi. Dulu persediaan bahan makanan para tentara hanya disimpan dalam karung dan pe...

SINAR UV VS LAPISAN OZON

Tuhan telah menciptakan bumi dan segala isinya dengan baik dan teliti, makhluk hidup dapat hidup dengan baik karena adanya segala fasilitas-fasilitas yang telah disediakan oleh Tuhan. Didalam kehidupan sehari-hari semua makhluk hidup dari hewan,tumbuh-tumbuhan, sampai manusi memerlukan energi untuk hidup, dimana salah satu energi yang didapat oleh semua makhluk hidup itu adalah sinar matahari. Sinar matahari dibutuhkan untuk kelangsungan hidup semua makhluk disamping fungsinya untuk menyinari/menerangi seluruh bumi ini. Disamping semua manfaat yang ada tentang sinar matahari namun dalam beberapa koridor ada efek buruknya juga bagi makhluk hidup.dimana didalam sinar matahari terdapat beberapa jenis sinar yang mana dari masing-masing jenis sinar tersebut mempunyai efek yang berbeda-beda terhadap kehidupan makhluk hidup salah satunya adalah sinar UV. Matahari yang menyinari bumi kita dengan sinarnya tidak hanya menyinari tapi juga memberikan panas kepada bumi dengan sinarnya. Mataha...

Nasib Hutan Bakau Di Jawa Tengah

   Siapa yang tidak tahu provinsi yang berada ditengah pulau jawa. Semua pasti tahu provinsi Jawa Tengah adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian tengah Pulau Jawa . Provinsi ini berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat di sebelah barat, Samudra Hindia dan Daerah Istimewa Yogyakarta di sebelah selatan, Jawa Timur di sebelah timur, dan Laut Jawa di sebelah utara. Luas wilayahnya 32.548 km², atau sekitar 25,04% dari luas pulau Jawa. Provinsi Jawa Tengah juga meliputi Pulau Nusakambangan di sebelah selatan, serta Kepulauan Karimun Jawa di Laut Jawa . Terdapat berbagai budaya dan kesenian yang terdapat didalamnya. Namun sekarang kita tidak akan membahas tentang budaya maupun kesenian yang terdapat dipulau jawa melainkan yang akan kita bahas adalah menganai lingkungan yang terdapat dipulau jawa terutama didaerah pesisir atau daerah tepi pantai jawa tengah. Ternyata banyak sekali tejadi kerusakan lingkungan ditepi pantai terutama pada hutan mangrove yang b...

Biopori, Lubang Kecil Yang Berdampak Besar

      Banjir adalah bencana alam yang terjadi karena air yang tertampung dari air hujan oleh tanah tidak dapat mengalir atau tidak dapat terserap oleh tanah dengan baik. Banyak sekali faktor yang menjadi dalang datangnya banjir. Diantaranya budaya masyarakat kita yang membuang sampah ketempat yang tidak semestinya seperti got,saluran pembuangan air atau bahkan disungai. Sampah-sampah itu akan menghambat aliran air sehingga dapat menggenang maka timbullah bebagai macam penyakit sampai terjadinya banjir. Selain itu juga karena ruang resapan air sudah jarang ditemukan. DiJakarta misalnya, yang notabene sebagai kota metropolitan yang disana banyak sekali gedung-gedung pencakar langit,ruko-ruko,perumahan-perumahan dimana-mana juga Mall yang benyak tersebar disetiap wilayah Jakarta mengakibatkan lahan peresapan air menjadi berkurang.       Guna menanggulangi banjir serta melestarikan lingkungan terutama tanah seorang dosen IPB Fakultas Pertanian men...

Budayakan Menulis

Anda pasti mengenal Bung Karno, Beliau adalah Presiden pertama kita, yang tersohor tidak hanya di negeri namun sampai kemancanegara. Ternyata Beliau adalah orang yang sangat rajin menulis entah itu dalam buku diarynya atau dalam buku catatan hariannya. Tidak hanya Bung Karno banyak sekali tokoh besar yang memiliki kebiasaan menulis . Tulisan itu menjadi salah satu pijakan bagi penulis biografi para tokoh tersebut. Mahatma Gandhi, JF Kennedy, Ronggowarsito, RA Kartini, dan masih banyak lagi tokoh yang rajin menulis. Catatan-catatan itulah yang akhirnya membuat kita mengenal pemikiran, gagasan dan pribadi mereka. Tentu saja mereka tidak punya banyak waktu untuk menulis, tapi mereka tetap menulis. Tulisan-tulisan pendek dalam lembar-lembar buku harian itu barangkali hanya sebagai ‘tempat sampah’ untuk menuangkan kekesalan, ide yang tertunda, pikiran yang melintas atau apa saja. Bisa jadi tulisan-tulisan itu kadang mereka buka dan baca untuk refleksi diri, melihat lagi apa ya...